Penyakit Dalam : Macam-Macam Penyakit Dalam

Penyakit banyak berawal dari perut atau asupan yang kita masukkan dari mulut , sebab  bila disi tidak seimbang maka akan memberikan efek negatif bagi tubuh .

Penyakit dalam juga terbagi dua yaitu penyakit dalam menular dan menular .

penyakit dalam menular adalah seperti :
  1. TBC
  2. Penyakit kulit (Jamur Kulit)
  3. Colera
  4. Flu / Pilek
  5. Penyakit Mata / Belek, dan lain-lain
Ini dikatakan penyakit menular karena mudah berkembang ke tubuh lain dengan melalui perantara tertentu, secara langsung maupun tidak langsung.

Penyakit dalamTidak Menular adalah seperti dibawah ini :

  1. Penyakit Gula (diabetes Melitus)
  2. Penyakit Tumor
  3. Penyakit Gondok
  4. Penyakit Jantung
  5. Penyakit Kekurangan Gizi
  6. Peredaran Darah
  7.  Ginjal
  1. Diabetes Melitus
    Diabetes Melitus atau Penyakit kencing manis pada umumnya diakibatkan oleh konsumsi makanan yang tidak terkontrol atau sebagai efek samping dari pemakaian obat-obat tertentu

  2. Penyakit Tumor
    Penyakit Tumor adalah disebabkan oleh pertumbuhan sel yang melebihi pertumbuhan jaringan di sekitarnya. Tumor dapat terjadi di sembarangan tempat dan jaringan. Tumor diberi nama sesuai dengan jaringan asalnya. Penyebab terjadinya tumur hingga saat ini masih belum diketahui dengan pasti. Ada yang mengatakan tumor dapat terjadi karena penyinaran X yang terus menerus. Ada pula pendapat yang mengatakan sebagai akibat sinar matahari yang terus menerus. Ada yang mengira virus.
    Pencegahan Penayakit Tumor :
    Penyebab terjadinya penyakit tumor berlum diketahui jelas , maka pencegahannya juga belum diketahui dengan tepat. Usaha belum diketahui dengan tepat. Usaha mengurangi akibat buruk penyakit tumor ialah dengan jalan mengenal gejala-gejala sedini mungkin

  3. Penyakit Gondok
    Penyakit gondok ini adalah penyakit yang disebabkan oleh kelainan pada kelenjar gondok, terlihat dengan pembesaran di leher bagian depan. Kelenjar gondok ada dua. Apabila terjadi penyakit, mungkin sebelah saja yang membesar atau kedua-duanya.

  4. Penyakit Jantung
    Jantung memiliki dua pompa, yang satu dibagian kanan. Yang satu dibagian kiri. Jantung berdenyut lebih dari 100.000 kali sehari, terus menerus memompakan darah melalui lebih dari 60.000 mil pembuluh darah yang amat kecil , so  Jantung sangat vital,  karena berfungsi memompa aliran darah ke seluruh tubuh dan tidak pernah berhenti . bila sebuah kondisi Jantung tidak dapat melaksanakantugasnya dengan baik maka disebut Penyakit jantung

  5. Penyakit Kekurangan Gizi
    Kekurangan vitamin B1 bisa mengakitbatkan pembengkakan di kedua tungkai sehingga sukar berjalan, tindakan lamban, an terlihat bermalas-malasan. Pengobatan adalah dengan memberikan makanan yang banyak mengandung vitamin B1.
    Kekurangan vitamin A dalam makanannya, anak akan menderita buta senja (xeropthalmia). Pengobatannya adalah dengan memberikan makanan yang banyak mengandung vitamin A.

  6. Peredaran Darah
    Banyaknya darah pada manusia dewasa kira-kira 4 sampai 5 liter atau 1/13 berat badan orang tersebut. Jika berat badan 52 Kg. darahnya adalah 1/13x52=4 liter. Tekanan darah diukur dengan tensimeter (alat pengukur tensi). Yang diukur adalah tekanan sistole (yaitu waktu darah ditekan keluar dari jantung) 120 mm air raksa (Hg) dan tekanan diastoir (pada waktu darah masuk ke jantung) 89 mmHg. Jadi apabila banyaknya darah kurang dari normal, tekanan darah akan berkurang yang disebut hypotensi (hypo = bawah, kurang; tensi = tekanan). Bila tekanan darah lebih tinggi dari normal disebut hypertensi (hyper=lebih). Keadaan tersebut perlu diketahui penyebab kelainannya. Walaupun demikia, masih banyak faktor lain yang dapat menyebabkan kelainan pada tekanan darah, misalnya : Kelainan pada pembuluh darah Dan Jantung Penyakit Jantung

  7. Penyakit Ginjal
    Ginjal menjadi cukup terkenal karena adanya penjualan organ ini secara ilegal baik di tingkat nasional maupun internasional. Banyak hal yang menyebabkan penyakit ginjal ini terjadi. Salah satunya adalah komsumsi makanan yang mengandung bahan kimia yang terlalu banyak. Komsumsi air mineral yang bersih dan sehat yang kurang juga bisa mengganggu kerja ginjal.